Kata-kata ini sering terdengar
saat kita masih menjadi MABA (Mahasiswa Baru). Berbagai persepsi dan
motifasi yang ditanamkan pada mahasiswa. Dalam pemahaman mahasiswa baru yang
belum melewati masa-masa perkuliahan tentu ini menjadi pertanyaan yang sulit
dijawab. Ada yang menenamkan persepsi kalau tujuan kuliah itu tidak hanya untuk IPK
bagus saja, tetapi untuk syarat agar kita mendapatkan pekerjaan yang lebih
layak bila lulus nanti misalnya di perusahaan yang bidangnya sesuai dengan jurusan
yang diambil. Ada juga yang berpendapat kuliah itu sebagai ladang menuntut
ilmu, tidak hanya ilmu akademik tetapi juga ilmu softskil yang sangat penting
untuk bekal ,baik saat di kampus maupun di msyarakat luar serta menumbuhkan
jiwa kewirausahaan. Ada juga yang mengatakan bahwa tujuan berkuiah itu ialah
agar kita (mahasiswa) dapat memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat.
Semua persepsi itu baik, tinnggal kita sendiri yang memilihnya tetapi alangkah
baiknya jika semua persepsi tersebut di kombinasikan.
Sebelum kita masuk kuliah di
suatu perguruan tinggi, sedikit banyaknya kita dipengaruhi untuk kuliah dengan
lulus dalam waktu yang cepat dan mendapatkan IPK yang tinggi, tetapi saat kita
kuliah seakan persepsi kita sendiri bertentangan dengan sugesti yang telah tertanam
sebelumnya. Ada yang berpendapat kuliah itu tidak hanya lulus cepat dan IPK
tinggi saja, tetapi kita juga harus mengembangkan kemampuan diri dalam hidup
sosial, misalnya bergabung dalam suatu organisasi baik di dalam maupun diluar
kampus. Ada juga yang memilih kuliah sambil bekerja walaupun kuliahnya lambat
asalkan selesai. Dalam perkuliahan, untuk memenuhi salah satu unsur akademik di
kampus, kita di tuntut untuk membuat karya tulis dengan mencari permasalahan di
msyarakat dan mencari jalan pemecahannya dan disajiakan dalam karya tulis kita
yang telah di tentukan ketetapannya, baik di tugas terstruktur biasa (makalah)
maupun tugas akhir (skripsi). Mugkin sudah banyak karya-karya tulis mahasiswa yang
bisa dibilang “berbobot”, dan berguna untuk keperluan masyarakat tetapi sedikit
sekali yang merealisasikan dan menerapkan itu dimasyarakat atau dengan kata
lain hanya sebatas untuk kemampuan menyusun karya tulis saja. Mungkin itulah
yang membuat belum maksimalnya peran mahasiswa di masyarakat, turunnya produksi
pertanian, inpor barang semakin
meningkat dan inflasi (kenaikan harha)sulit terkendali. SDM kita mungkin sudah
baik, tetapi kepedulian dan kepekaan kita terhadap keadaan
lingkungan saja yang mungkin masih minim.
Sedikit banyaknya sering kita
temui di kalangan mahasiswa yang prustasi karena nilainya anjlok atau turun
drastis, ini mungkin juga di pengaruhi oleh persepsi dan pemikiran apa tujuan
kuliah itu sendiri. Dari sini kita bisa kita simpulkan sendiri apa tujuan kita
untuk berkuliah, semoga ini dapat membuka fikiran kita dan lebih bersemangat
lagi dalam menjalani masa-masa kuliah kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar